- Membesarkan Bayi Jadi Anak Pintar [pesan]
- Catatan Hukum Todung Mulya Lubis: Mengapa saya Mencintai Negeri ini? [pesan]
- Kuliah ke Luar negeri dan Pilihan Karier [pesan]
- Syahr al-Muwasat: Kesabaran, Ampunan, Amal dan Solidaritas [pesan]
- Kearifan Timur dalam Etos Kerja dan Seni Memimpin [pesan]
- Membangun Polisi Sipil [pesan]
- Panduan Lengkap, Reksa Dana Investasiku [pesan]
- Kurikulum yang Mencerdaskan[pesan]
Forum Mangunwijaya
Panduan Lengkap, Reksa Dana Investasiku
Adler Manurung
Satjipto Rahardjo
Kearifan Timur dalam Etos Kerja dan Seni Memimpin
Yusuf Sutanto
Syahr al-Muwasat: Kesabaran, Ampunan, Amal dan Solidaritas
Jalaludin Rakhmat, Salahuddin Wahid dll.
Kuliah ke Luar negeri dan Pilihan Karier
Tim Kompas
Catatan Hukum Todung Mulya Lubis: Mengapa saya Mencintai Negeri ini?
Tim Kompas
Mengapa saya mencintai negeri ini? Mencintai negeri ini adalah menghormati dan mencintai hukum. Hanya dengan penegakan hukum, demokrasi bisa tumbuh kuat dan berfungsi baik menuju Indonesia yang lebih baik. Mencintai negeri ini adalah menghentikan ketidakadilan, menghentikan pelanggaran HAM, penegakan wibawa hukum, peningkatan kredibilitas lembaga-lembaga penegak hukum. . Buku ini memaparkan persoalan-persoalan di atas secara jernih dan di paparkan dengan baik oleh Todung Mulya Lubis.
Membesarkan Bayi Jadi Anak Pintar
Dr. Handrawan Nadesul
Anak pintar itu diciptakan, bukan dilahirkan. Untuk berhasil menciptakan anak pintar, naluri keibuan dalam membesarkan anak saja belum cukup. Diperlukan juga pengetahuan, kiat, dan mungkin juga butir-butir keilmuan. Tak ada kesempatan kedua menciptakan anak pintar. Padahal, membesarkan anak menjadi unggul tak perlu ongkos berbiaya tinggi, atau teknik rumit untuk mulai melakukannya. Buku ini berisikan lebih seratus tips sederhana apa-apa yang perlu dilakukan, dan apa-apa lainnya yang demi pertimbangan kesehatan tidak dilakukan. Tujuannya satu. Agar setelah besar nanti anak berhasil menjadi orang pintar.